Baby playmat merupakan salah satu baby stuff yang menurut saya penting. Banyak sekali macam-macam merk playmat tapi dari sebelum Sammy lahir saya sudah mengincar lumba playmat (baby branded). Lumba playmat ini jadi pilihan saya karena :

  1. Babybranded & Lumba Playmat mengklaim telah lulus Uji Safety Toys Test sesuai standard internasional ISO, SGS & SNI yaitu BPA Free, Non Toxic, Non Formaline, Non Logam & Hypoallergenic
  2. Materialnya dari PU / BUSA PRESSING, dimana busa ini sudah melalui proses pressing dengan kepadatan tertinggi. Dengan material ini maka playmat akan awet untuk pemakaian jangka panjang. Penggunaan material ini juga membuat playmat lumba sangat berat sehingga saya tidak perlu khawatir akan mudah bergeser
  3. Kulit yang dipakai pun kualitas tinggi jadi tidak perlu khawatir akan mudah robek (mereka ada video demo mencoba merobek kulit playmat ini di instagram lumba playmat)

Kenapa playmat penting?

  1. Untuk berlatih motorik skill baby seperti tummy time, duduk, merangkak, tengkurap, berdiri termasuk untuk belajar berjalan. Waktu Sammy terapi dengan dr Luh di RSIA Bunda, beliau menyarankan untuk sering-sering melatih otot motorik baby, jadi jangan digendong dan dibiarkan terlentang terus kecuali kalau tidur. Perkembangan motorik baby ini sangat penting di usia awal-awal dan jika salah pola asuh bisa mengakibatkan keterlambatan motorik yang bisa merembet kemana-manam seperti Sammy waktu mengalami Sensoric Processing Disorder (saya akan bahas mengenai SPD di lain kesempatan)
  2. Untuk area bermain baby yang aman sehingga tidak dingin kalau dilantai dan kalau jatuh pun tidak sakit karena matrasnya cukup empuk tapi cukup firm untuk dijadikan area belajar jalan
  3. Sebagai play fence kalau beli bersama dengan pagarnya


Saya memesan lumba playmat dengan density 80 dan ketebalan 5 cm. ukuran 2m x 1.5m. Warna soft grey dan broken white. Harga 3,xxx,xxx (including ongkir)

Playmat beserta fence

Gantungan untuk menggantungkan mainan

Fence Strap, dimana terlihat kulitnya terlipat. Kalau dilonggarkan strapnya, pagarnya jadi kurang kokoh

Bahan kulitnya bergelombang

PROS:

  • Ketebalan 7 cm ini lumayan, ga akan bikin anak benjol kalau jatuh. Semakin tebal akan semakin aman
  • Gate dari bahan non plastik. Salah satu alasan saya ga pilih gate yang berbahan plastik karena saya berpikir kalau anak sedang belajar berdiri lalu jatuh ke belakang atau kena mulut, kan pasti sakit, kalau pake lumba playmat ini yakin aman
  • Mudah dibersihkan cuma pakai lap basah sama sabun (kalau saya tiap hari membersihkan pakai alkohol )
  • empuk tapi cukup firm untuk anak belajar jalan, ga melesek/amblas kalau diinjak – ada 3 gantungan untuk menggantungkan mainan
  • Karena lumayan empuk, jadi bisa dijadikan tempat tidur siang juga
  • Material bukan dari foam abal-abal, berat sekali, sehingga tidak perlu khawatir akan bergeser kalau anak sampai loncat-loncat disini
  • Bisa dilipat jadi sofa untuk nanti dipakai jadi reading nook
  • Walaupun berat tapi gampang untuk bongkar pasangnya, dimana kalau gate bahan plastik yang terkenal itu sering sekali suctionnya lepas dan nempel di lantai
  • Ada garansi produk sampai 5 tahun untuk busanya

CONS:

  • Harga lumayan pricey (tapi jika dibandingkan dengan playmat brand yang sedang terkenal ini masih jauh lebih murah)
  • Jahitan kurang rapi, kelihatan ya dari foto itu leathernya seperti kurang kenceng jadi bergelombang. Takutnya seiring berjalan waktu, terinjak-injak pasti bakal makin parah. Lalu di bagian strap gatenya, jadi kurang bagus kulitnya.

Untuk saya, lumba playmat sudah cukup memenuhi kriteria saya dalam memilih playmat. Demikian product review untuk baby playmat. Semoga dapat membantu dalam pencarian playmat yang tepat untuk buah hati.

 

Cheers,

Mommy Sammy