Jaman sekarang sudah ga dipungkiri kalau kita lebih banyak memakaikan diaper ke baby. Simply karena untuk alasan kepraktisan dan menyimpan energy untuk melakukan hal lain seperti pumping, istirahat, mengurus rumah, ketimbang harus mencuci segala kain-kainan yang kena ompol. Diaper jaman sekarang pun sudah canggih teknologinya jadi sudah dibuat senyaman mungkin. Saya masih pakai cloth diaper untuk Sammy sampai umur setahun, itupun tidak seharian karena seringnya prefolds/insert yang dicuci tidak bisa kering seharian. Why cloth diaper not popok kain? Cloth diaper itu fungsinya sama seperti popok kain, bedanya cairan tidak akan tembus keluar, sehingga tidak akan membasahi kain bedong, baju, alas tidur, sprei dan lainnya. Lebih jelasnya saya jelaskan di post mengenai cloth diaper.

Nah, selama 3 bulan pertama Sammy, ada 6 brand diapers yang saya coba ke Sammy mulai dari yang ekonomis sampe yang mahal. Expectationnya sih Sammy bisa pake yang ekonomis soon 😅 tapi setelah coba 6 brand ini, somehow Sammy cuma cocok sama Merries premium tape dan Nepia Genki Premium. Kalo siang atau terpaksa banget kadang saya pakai mamipoko/pampers premium tape. Penggunaan diapers Sammy lumayan heboh karena saat itu saya masih ga tau kalau Sammy ada Sensoric Processing Disorder dimana Sammy ga bisa basah sedikit langsung nangis minta ganti, walaupun seringnya indikatornya saja belum berubah warna.

Beberapa mitos mengenai diaper yang salah :

  1. Kaki anak jadi huruf O kalau pakai diaper.
    WRONG! Tidak ada hubungannya kaki O dengan pakai diaper, sama halnya dengan dibedong kaki bisa lurus
  2. Pakai diaper anak jadi tidak bisa pipis
    WRONG! Tidak ada hubungan anak pipis harus pakai popok kain
  3. Pakai diaper, kulit anak akan jadi rash
    WRONG and RIGHT. Tergantung jenis kulit anak dan bagaimana diaper yang dipilih.

Faktor apa saja sih yang harus diperhatikan saat memilih diaper :

  1. Bahan bagian dalam. Ini factor penting ya, karena bahan bagian dalam itu bersentuhan langsung dengan organ vital anak kita, jadi pastikan bahannya terbuat dari yang aman, bahannya lembut untuk kulit baby (bukan kulit orang tua) dan penyerapan sempurna.
  2. Indikator. Ada indicator untuk memudahkan mengecek kapan harus mengganti. Indikator biasanya dari kuning (keadaan kering) akan berubah menjadi biru (jika sudah terkena ompol). Indikator ini pun setiap diaper berbeda-beda, ada yang sangat peka sehingga sedikit pipis saja sudah berubah warna, ada yang harus banyak air pipisnya baru berubah warna. Ini penting karena di awal-awal masa kita sebagai ibu baru, kita masih bingung kapan harus mengganti, dan alangkah baiknya kalau diaper sudah diganti sebelum baby nangis rewel
  3. Tape untuk newborn, Pants untuk yang sudah aktif. Sebelum anak bisa merangkak, saya memilih pakai yang tape, karena lebih mudah untuk memakaikannya dan menggantikan karena ada tape untuk menggulung. Di luar negeri pun jarang sekali diaper dalam bentuk pants
  4. Cutting. Ini penting sekali ya. Mommies ada yang pernah lecet pangkal paha karena pakai pembalut? Coba bayangkan kalau baby kita yang kulitnya masih amat sangat sensitive dan lembut, pakai diaper 24 jam sehari, berbulan-bulan harus pakai diaper yang cuttingnya kasar dan tajam.
  5. Tipis. Buat saya penting sekali diaper ini tidak terlalu bulky, karena akan sangat tidak nyaman untuk si baby kalau diaper terlalu tebal dimana jika terkena cairan, akan menjadi lebih bulky lagi. Paha si baby pun akan jadi mengangkang.

Nah, berikut beberapa brand diapers yang sudah saya coba ke anak saya dan review menurut saya :

  1. Pampers Premium Tape : Kebetulan ini dapat hibah dari teman karena anaknya sudah ga muat. Dari segi halusnya bahan penyerap sih ok dan cutting rapi, tapi entah kalau pake ini Sammy cepat rewel minta ganti, yang mana asumsi saya, daya tampungnya sedikit. Bagian paha Sammy agak lebih gendut, jadi suka berbekas merah walaupun size perut dan lainnya sebenarnya masih pas.
  2. Nepia bungkus orange : saya pake ini dari awal Sammy lahir, ganti-gantian sama Merries premium, performance oke banget, saat Sammy poop yang buanyaaaak banget saja ga bocor sama sekali, tapi sayangnya ini bulky sekali dan tebel, jadi Sammy merasa annoyed karena jadi seperti mengangkang apalagi kalau basah, jadi lebih berat, alhasil Sammy jadi sering nendang-nendang kesal minta ganti
  3. Merries Premium Tape : harga memang ga bohong. Ini diaper yang hampir ga pernah diskon kayaknya. Sammy cocok banget sama yang ini, tidur bisa pules dan kalau minta ganti diaper pun ga sambil marah-marah. Daya serap oke, cutting rapi, bahan halus. Keseluruhan diaper pun slim dan tipis, jadi kaki Sammy masih bisa rapat.
  4. Mamipoko extra soft: diaper sejuta umat ini pertama kali dipakaikan dari RS. Hasilnya dari pertama itu kulit paha dan pantat sammy merah-merah semua. Kalau diperhatikan cutting bagian selangkangan dan paha itu ga rapi dan kasar, jadi seperti kita kalau pake pembalut kan bisa lecet, ya begitulah nasib selangkangan Sammy. Jadi dari sejak di RS pun saya langsung pakaikan merries premium. Daya tampung sih oke banget, pernah saat Sammy lagi diare, saya pakaikan ini karena bisa tiap 15-20 menit ganti pampers, hasilnya memuaskan, tak ada bocor seperti iklannya 😛
  5. Nepia Genki : ini favorit kedua. Slim, tipis, daya tampung oke, bahan lembut. Kekurangannya cuma harga yang kurang bersahabat sama dengan merries. Sammy pun sangat cocok dengan brand ini. Overall, saya opt for this brand buat tandem sama merries premium.
  6. Merries Good Skin pants : nah, ini entah kenapa menurut saya agak annoying ya, bagian karet pahanya itu kan ada bahan lebihnya kan, itu banyak yang sobek-sobek jadi ada yang karetnya lebih tipis ada yang lebih tebel, entah saya dapat yang cacat produksi atau memang asal cuttingnya. Minus yang kedua, karena tidak ada indikator, jadi harus intip-intip ke dalam dan pegang lembab atau ga. Buat yang babynya anteng walaupun sudah pee/poo banyak, kalau jarang cek bisa membuat baby jadi rash. Daya tampung so far oke. Compare to the price sih ya good deal ya, selama ga bikin Sammy lecet atau rash.
  7. Goon (not in the picture) : Tipis, Cutting oke, bahan kurang halus. Ini salah satu brand yang saya ga akan pernah pakai lagi. Brand ini termasuk kategori ekonomis, tapi performancenya poor. Berkali-kali bocor bahkan saat Sammy hanya pee dan the last thing you want is a leaking diaper. Saya coba 4 kali dan that’s it.

TIPS Mommy Sammy untuk new mommies yang lagi persiapan diaper :

  1. Untuk 1 bulan pertama, Beli 2 packs size NB, 3 packs size S.
    Karena baby sangat cepat pertumbuhannya selama sebulan pertama
  2. Beli brand premium untuk 1 bulan pertama.
    Jangan coba-coba pakai brand ekonomis dulu karena kulit baby masih sangat sensitive, jadi cari aman dulu saja ketimbang awal-awal sudah rewel karena rash. Dijamin stressful! Lebih baik kalau mau digabung pakai popok kain/cloth diaper/no diaper, bisa dilakukan setelah anak masuk 2 bulan, karena sebulan pertama kita masih sangat lelah, baru beradaptasi, butuh banyak istirahat. Lebih baik waktunya digunakan untuk istirahat supaya produksi ASI bagus dan ibu lebih nyaman ketimbang cuci-cuci popok kain dan lainnya, kecuali kalau mommy pakai babysitter yang bisa cucikan ya.
  3. Hunting online
    Saya seringnya beli diaper online atau kalau lagi diskon di alfamart/indomaret/superindo/dan lainnya. Kategori murah untuk diaper ekonomis : harga dibawah IDR 2000. Kategori murah untuk daper premium : harga dibawah IDR 4000.
  4. Diaper tape untuk newborn sampai usia 6 bulan
    Selama baby masih bisa digantikan diaper dengan posisi tiduran, lebih baik pakai yang tape. Karena menggantikan lebih gampang, dan tape-nya berfungsi untuk menempelkan diaper kotor saat sudah digulung
  5. Belilah diaper dari sejak diperbolehkan beli.
    Intinya, saat diaper murah, BELI! Lebih baik pile stock daripada kekurangan mendadak.
  6. Stock 1 size lebih besar, lebih banyak
    Diaper harus diganti setiap 3 jam, atau paling lambat 20 menit sejak basah. Ini penting sekali diperhatikan karena baby rawan terkena Infeksi Saluran Kemih (ISK). Jadi just because your baby is quiet when his diaper soiled, that doesn’t mean you don’t need to change it.

Anyway, review ini semata-mata informasi dari pengalaman saya. Beda baby pasti beda lagi kecocokannya. Ada yang babynya tipe anteng walaupun sudah pee berkali-kali, ada yang tipe babynya panjang torsonya jadi ga cocok merk tertentu, dan lainnya. After all, memang harus dicoba beberapa merk sih untuk tau mana yang cocok. Oh ya, total penggunaan diapers Sammy di bulan pertama : 326 diapers 😌 dengan kondisi mulai 10 AM sampai 5 PM saya pakai prefolds ecobum. Sekian reviewnya, semoga membantu.

Cheers,

Mommy Sammy