Hola! Hari ini Mommy Sammy mau sharing mengenai wadah untuk menyimpan frozen puree cubes. Frozen puree cubes ini biasa saya simpan dalam kurun waktu sekitar 2 minggu. Dengan membuat frozen cubes dalam weaning pots, waktu saya dalam menyiapkan makanan Sammy jadi lebih efisien. Weaning pots biasa digunakan di awal MPASI, saat porsi makan baby juga masih dalam volume yang sedikit sekali sehingga akan memakan waktu jika harus menyiapkan fresh berkali-kali. Saya ada coba 3 merk weaning pots : brothermax, richell, dan babycubes. Semuanya ada plus minus ya, saya akan coba jabarkan plus minus dan specsnya. Video bisa dilihat di Instagram post saya ya.

🔹BROTHERMAX🔹


Pros:
+ bahan plastik PP bisa tahan sampai suhu 100 celcius, aman masuk freezer. Tapi yang namanya plastik PP pasti ada umurnya ya.
+ bagian bawah ada karet bulat putih, untuk memudahkan keluarin frozen cubesnya, tinggal tekan
+ bisa disambungkan seperti lego dengan sesama pots, memudahkan storing di freezer
+ ada space untuk tulis notes, biar ingat isinya apa dan tanggal produksi (dikasi spidolnya dan bisa dihapus)
+ penutup klip nyambung jadi bisa buat tempat makan sekalian. Biasa saya 12 jam sebelum konsumsi, keluarin ke chiller, sebelum dimakan tinggal rendem air hangat, ga usah pindahin ke mangkok lagi

Cons :
– kalau diisi cairan encer seperti kaldu, bisa tumpah kalau miring/terbalik, kalau puree ga tumpah
– sudut-sudut kotaknya bikin susah dibersihkan kalau kotor, takut tertinggal kerak-kerak, harus pakai brush kecil banget
– harga lumayan mahal

🔹RICHELL🔹:

Pros:
+ harga super murah, dapat banyak
+ 1 tray bisa langsung isi banyak, memudahkan untuk membuat dalam volume banyak
+ bentuknya ga bersudut kayak brothermax, jadi ga usah takut ada kotoran tertinggal

Cons:
– plastiknya tipis banget, meleyot-meleyot gitu. Mungkin maksudnya biar gampang bisa ditekan untuk proses pengeluaran cubes
– bahan plastiknya susah dibersihkan dari minyak. Kotoran sih pasti ga akan tertinggal, tapi bersihin bekas minyak itu ga bisa pakai sabun cuci botol baby sekali saja, harus berulang-ulang
– buat bahan yang sangat cair seperti kaldu, akan susah keluarinnya, harus digetok-getok, atau tunggu agak cair baru dipencet bagian bawahnya

🔹BABYCUBES🔹
 

Pros:
+ Bahan PP plastik tebal. Ga setebal brothermax, tapi ga setipis richell
+ tutup klip menyambung, jadi fungsinya bisa jadi tempat makan, seperti brothermax. Biasanya saya malam sbelumnya turun ke chiller saja, dan pagi siap disajikan ke baby
+ GA BOCOR SAMA SEKALI (ini penting sekali, jadi kemana-mana tinggal bawa ini saja)
+ ada traynya dan bisa ditumpuk untuk hemat tempat di freezer
+ ada tag yang bisa ditulis, tapi ga dikasi spidol kayak brothermax
+ microwave safe
.
CONS
– karena bahan tebal, kalau mau keluarin puree susah, harus rendem air hangat dulu. Tapi kalau saya mikirnya ini kan udah seperti tempt makan, ngapain dikeluarin pureenya, tinggal angetin aja rendem air anget, terus langsung kasi ke baby
– Bersihin minyak ga sesulit richell, tapi tetap harus berulang-ulang

Nah, semua ada plus minusnya ya… So far favorit saya, babycubes, karena ga perlu repot cuci-cuci kebanyakan. Buat pergi traveling, cukup malam sebelumnya dipindahkan ke chiller (kulkas bagian bawah), pagi dihangatkan, langsung bawa. Saya suka brothermax kalau mau kasih makan dirumah aja. Richell tetep saya butuhin buat stocking frozen cubes bahan puree yang sedikit-sedikit tapi sekali bikin hasilnya banyak. Contoh ya, sekali bikin puree kabocha, itu jadinya banyak banget, kalau pakai brothermax kan perlu banyak, kalau pakai babycubes kan nanti keluarinnya repot, masa iya 20 kotak babycubes isinya kabocha semua, nah si richell berguna. Sistem MPASI saya itu semua tipe beras-berasan/nasi-nasian, oat, sayur hijau, daging, saya bikin fresh. Buat tambahannya yang sedikit, buah-buah, saya bikin frozen.

Contoh: misalnya besok saya mau kasih breakfast oat porridge dan puree apple pear, lunch bubur beras dan puree bayam, dinner puree kabocha dan kaldu ayam. Malam ini sebelum tidur saya akan turunin ke chiller : 1 cube apple+ 1 cube pear ditaro di kotak kaca, 1 cubes kabocha di kotak kaca, 1 botol kaldu ayam. Besok pagi subuh saya bikin oat porridge langsung di kompor untuk diberikan pas breakfast. Selesai sammy breakfast, saya akan bikin bubur beras dan rebus bayam untuk makan lunch. Selesai sammy lunch, saya akan keluarkan puree kabocha dan botol kaldu dari chiller, untuk direndam dalam mangkok berisi air hangat, untuk dinner nanti. Begitulah sharingan dan review weaning pots kali ini, Semoga membantu 🙏

Cheers,

Mommy Sammy