Halo Mommies! Di blog post kali ini saya mau cerita kejadian yang baru saja terjadi dimana akhirnya saya harus bawa Sammy ke UGD Rumah Sakit. Sammy alergi obat.

Singkat cerita, hari sebelumnya saya memperhatikan Sammy mulai batuk lumayan sering pada malam hari dan ada riaknya, jadi besok paginya saya putuskan untuk kasih obat batuk ke Sammy. Kebetulan obat batuk Sammy yang biasa digunakan (zarbee’s) sedang habis, jadi saya telepon ke apotik langganan dan disarankan pakai mucopect drop. Satu jam setelah saya berikan mucopect, memang saya lihat ada bentol dan ruam di pipi kiri, pergelangan tangan kiri, dan paha. Saya pikir itu digigit nyamuk karena memang kulit Sammy sensitif terhadap gigitan nyamuk. 3 jam setelahnya, Sammy bangun tidur, dan saya kaget sekali karena muka Sammy sudah bengkak-bengkak dipenuhi bentol merah besar, dan sekujur tubuh kecuali dada dan perut juga dipenuhi bentol dimana-mana. Ga pakai lama, saya langsung pesan taxi menuju UGD rumah sakit. Setelah diperiksa history asupan makanan dan minuman di hari itu, disimpulkan Sammy alergi dengan mucopect atau ambroxol.

Berikut gejala alergi Sammy SATU JAM SETELAH MUCOPECT DIBERIKAN :

Shock? Ya iya lah. Selama ini Sammy ga pernah ada riwayat alergi makanan jadi saya ga tau seperti apa efek alergi itu. Yang saya tahu, efek alergi obat bisa fatal sampai ke sesak nafas dan kejang. Alergi obat lebih sulit lagi diketahui karena kalau makanan bisa dicoba-coba setiap hari sejak MPASI , tapi kalau obat kan ga mungkin dicoba-coba setiap hari. Saya sendiri alergi obat golongan chepalosporin, dimana alergi itu baru saya ketahui setelah saya pingsan di Rumah Sakit.

APA SIH ALERGI OBAT?

Alergi obat adalah bentuk reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap obat-obatan tertentu yang dikonsumsi. Pada umumnya alergi obat sulit dideteksi karena gejalanya sering rancu dan ada juga faktor kondisi tubuh pasien saat itu. Bisa saja biasanya pakai obat A ga masalah, tapi karena immune tubuh lagi drop, sistem kekebalan tubuh jadi bereaksi berlebihan sehingga terjadilah alergi. Alergi obat juga biasanya tidak langsung dimunculkan pada tahap penggunaan pertama kali. Tapi seiring berjalannya waktu, bisa saja antibodi ini justru mendeteksi dan menyerang substansi dari obat yang sama.

Waktu yang dibutuhkan untuk gejala alergi muncul pun biasanya 1-2 jam setelah minum obat. Menurut DSA Sammy, efek dari alergi obat ini masih akan berlangsung selama 24 jam sejak obat diminum karena obat terlanjur mengendap dalam darah.

GEJALA ALERGI

Sebenarnya gejala alergi di setiap orang beda-beda apalagi pada anak kecil. Biasanya gejala alergi obat yang ringan meliputi :

  1. Ruam
  2. Bentol-bentol pada kulit sehingga mengakibatkan gatal
  3. Batuk-batuk
  4. Kulit merah bersisik seperti eczema
  5. Bintik merah seperti campak
  6. Demam
  7. Mata berair

Reaksi yang berat dapat meliputi :

  1. Pembengkakan di area mulut dan tenggorokan
  2. Mual muntah
  3. Sesak nafas
  4. Kejang
  5. Pingsan

Apapun reaksinya, saran saya jika dirasa muncul gejala alergi, langsung hubungi dokter untuk segera ditindak supaya tidak berakibat fatal

APA YANG HARUS DILAKUKAN SETELAH TAHU ALERGI OBAT?

Jujur ini  saya ga konsultasikan dengan siapapun, saya cuma ikuti instinct saya sebagai ibu, karena saat itu Sammy masih harus menunggu sekitar 2 jam untuk bisa ditangani dokter dikarena jarak Rumah Sakit yang lumayan jauh dan saya tidak punya obat anti alergi.

  1. Saya berikan susu 200 mL ke Sammy
    Kebetulan saya ingat kalau dulu waktu kuliah setiap habis lab, dosen saya selalu menyuruh mahasiswanya untuk minum susu beruang untuk menetralkan efek zat kimia yang mungkin terhirup. Jadi saya cuma berpatokan kesitu dan kebetulan, bengkak dimuka Sammy mulai sedikit reda walaupun ruamnya tetap ada
  2. Pakai bedak calamine
    Yang saya tahu, calamine ini bisa untuk mengurangi rasa gatal. Jadi saya balurkan bedak dingin caladine ke sekujur badan Sammy karena saya tahu rasanya pasti gatal sekali
  3. Setting AC dingin dan pastikan anak tidak keringetan
    Ini sudah jelas ya, kalau badan bengkak gatal, dengna kondisi keringetan pasti akan lebih gatal.

Berikut gejala alergi Sammy setelah saya berikan susu, caladine dan sedang menunggu dokter (saya tidak sempat foto saat sedang bengkak parah karena panik) :

Setelah sampai di rumah sakit dan dokter memberikan diagnosa, hal yang harus dilakukan :

  1. Menghentikan seluruh obat yang diminum hari itu
  2. Memastikan substansi mana yang mengakibatkan alergi dan obat apa yang diberikan untuk anti alerginya, jika perlu lakukan pengecekan tes kulit
  3. Memberikan obat anti alergi
  4. Memberikan obat lain dengan substansi berbeda untuk mengobati sakit yang diderita

Berikut gejala alergi Sammy 10 jam setelah mucpect diberikan DAN BELUM DIBERI ANTI ALERGI, ruam dan bentol semakin banyak karena efek alergi akibat mucopect dalam darah masih bekerja :

Beberapa obat yang dapat membantu mengatasi gejala alergi obat pada anak adalah sebagai berikut:

  • Kortikosteroid
  • Antihistamin
  • Suntikan Epinefrin, untuk reaksi alergi yang parah (syok anafilaksis)

Pada kasus Sammy, beruntung gejala alergi obat yang muncul termasuk ringan, sehingga dokter hanya meresepkan obat anti alergi golongan cetirizine yaitu Ozen Drop. Cukup dengan satu kali minum, reaksi alergi obat Sammy langsung hilang dalam hitungan jam. Untuk mengurangi gatal akibat ruam dan bentol, ternyata saya sudah benar dengan memberikan bedak calamine (saya pakai Caladine).

Image result for ozen drop

ozen drop

Nah, jika sudah tahu obat jenis apa yang menimbulkan alergi, selalu beritahukan kondisi ini pada dokter atau perawat manapun jika hendak berobat. Penting untuk diingat, alergi obat tidak dapat ditangani sendiri dirumah, jadi sebaiknya selalu konsultasikan obat yang hendak diberikan pada anak HANYA SETELAH BERKONSULTASI DENGAN DOKTER SPESIALIS ANAK KEPERCAYAAN. Sekian sharing dari Mommy Sammy, semoga membantu!

 

Cheers,

Mommy Sammy