First thing first, traveling to Hong Kong with toddler is a big NO 🤣 After so many cities yang sudah pernah saya hinggapi, kota ini yang paling ga kid-friendly, apalagi bawa baby/toddler. Kebetulan minggu kemarin Daddy Sammy ada business trip kesana, jadi saya dan Sammy ikut sekalian celebrate wedding anniversary dan birthday Daddy Sammy.

Selain dari polusi yang parah BANGET, udara di HONG KONG itu amat sangat humid, anggep aja kayak masuk ke steam room sauna. Hal ini karena HONG KONG dikelilingi laut dan di bagian daratannya sendiri itu masih lebih banyak bagian hutan-hutannya. Lalu menurut saya, citizens sana rude banget ya, worse than Korean and Singaporean. Disini semua serba cepet, makan, jalan, kerja. Interaksi antar human being hampir nol. But anyway, despite all the reasons, saya akan tetap kasih tips buat yang mau traveling kesana sama anak ya.

✅ Baby Carrier, not Stroller

Elevator cuma ada di MTR Station yang besar, jadi kalau pakai stroller siap-siap angkatda n naik tangga yang nauzubillah. Trotoar-trotoar terlalu crowded dan sempit jadi stroller akan susah banget buat lewat.

✅ Avoid June-September (summer season)

Bulan-bulan segitu Hong Kong lagi summer dan typhoon season. Jadi pas kemarin disana, tiap hari pasti hujan angin. Kalau di Indonesia pas hujan itu adem, disana amit-amit panasnya. Hujannya pun tipe hujan angin ya, jadi sepatu pasti basah. Anehnya, hujannya itu sebentar-sebentar tapi sering. So, kalau mau tetep pergi bulan-bulan segini, siapin payung yang sturdy.

✅ Bring Your Own Baby Supplies

Disana semua serba mahal. I have been to countries yang katanya mahal living costnya but nothing compares to Hong Kong’s prices. Baby food,diapers, etc muahal BANGET. Unless anak-anak sudah bisa makan table food, mending bawa sendiri saja. Kisaran harga diaper bisa 3-4x lipat lebih mahal dari di Indo.

✅ Sneakers, Not High Heels

Semua orang disini naik public transport ya, kecuali yang tajir melintir naiknya mobil mewah. Jadi, jalan kaki itu wajib hukumnya. Sama seperti di Singapore, Korea, dan Jepang, semua disini jalan kaki. Sehari saya bisa jalan sekitar 20,000an langkah. Unless di HONG KONG rencana buat kemana2 naik taxi n uber, pakailah sneakers. Your feet will thank you.

✅ Tissue and Reusable Bags

Mirip sama Singapore, Hong Kong termasuk negara yang sudah go green. Hampir ga ada tempat makan yang sedia tissue. Belanja di Supermarket juga dikenakan charge kalau mau pakai plastic bags.

✅ Kaos Adem, Shorts, Portable Fan

Ini berlaku buat parents dan anak-anak kalau mau traveling pas summer ya. Lupakan dandan cantik, styled hair, dress cantik. Dijamin semua lepek dan berantakan. Again, ini ceritanya kalau mau muter-muter tanpa taxi/uber ya.

✅ Queue?

Unlike di Japan, disini most people ga antri. Jadi siap-siap sikut-sikutan dan lebih gahar 😝 Disini juga jarang orang yang sadar diri buat kasih tempat duduk ke yang bawa baby/anak, jadi jangan baper ya

✅ Don’t Go Shopping

Dulu mungkin terkenal Hong Kong itu lebih murah mulai dari barang branded sampai kosmetik-kosmetikan itu amat sangat mahal. Mau beli kosmetik? Ke Korea. Mau beli barang branded? Ke Europe aja atau beli online di recommended seller, karena harganya 2x lipat lebih mahal. Mau beli baju? Ke Bangkok aja.

Dibalik down sidenya pasti ada plusnya juga ya. Disana semua serba punctual (tepat waktu). MTR datang dalam 2 menit ya beneran 2 menit. Hong Kong termasuk one of the safest countries in the world. Saya jalan berdua sama Sammy jam 10 malam juga aman banget walaupun banyak homeless. Dari segi kebersihan juga jauh lebih bersih dari NYC. Oh ya, unlike di South Korea, disini kebanyakan orang bisa Bahasa Inggris, jadi kalau nyasar it’s okay bisa langsung tanya (walaupun ada kemungkinan besar diomelin karena kita ngga ngerti Inggris mereka yang aneh :P). Nah, gimana masih mau traveling ke Hong Kong? Saran saya selama ada kesempatan, why not? So, pack your bag and travel! ❤️

Cheers,

Mommy Sammy